Posted by: dyah puspita on: October 5, 2008
Bulan puasa lalu, Uti ke Kalibata sama the bediendes… Gak tahu gimana caranya, kursi roda yang segede gaban itu, patah kakinya. Jadi ditarok di rumah mbak Renny, entah untuk tujuan apa… (emang mau dibenerin? emang tahu, dibenerin dimana? hehe).
Nah, pas waktu itu Freddy mau pesta kawin, kan di rumah lebak bulus.. Kata tante Pun sih, rumahnya lumayan gede, jadi disarankan bawa kursi roda buat mamah. Lha?
Hm.
Ke pasar pramuka aja lah. Pegang sini, pegang sana, tanya sini, tanya sana….akhirnya pilihan jatuh ke kursi roda compact warna maroon (musti, dong!). Bisa dilipat dengan mudah, kecil, muat lah bahkan di bagasinya mobil mas Koko sekalipun. Apalagi di xenia geto.
Kemarin sewaktu ke kalibata, dicobain deh. Enak juga kayaknya…
Maka, tadi dicoba lagi.
Kita bertiga ke Carrefour Cempaka Putih. Belanja belanji, terus ke Rawamangun Square, makan di KFC (disini gak pake wheelchair, tapi pake walker seperti biasa). Abis itu ke Citra, ngembaliin panci sambil oleh2 makan siang dan nengok Senja. Disana, aku bilang, “Dek, Tatah lupa euy, motret sewaktu Uti lagi didorong pake kursi roda di Carrefour”. Tahu gak, Uti bilang apa? “Berarti musti diulang lagi”. Hehehe… ketagihan nih yeeeee…. ;p
June 10, 2009 at 11:04 am
Hallo mba, salam kenal yaaa….aku mo tanya nih mba tentang compact wheelchair yg di beli di pasar pramuka. beli di toko apa dan harganya berapa? aku juga mo beli karena aku butuh itu sejak kakiku patah dan operasi implant tulang panggunl. so kalo jalan2 di mal khan jd enak deh, he he he…memang akunya tukang jalan nih sebelumnya. terima kasih sebelumnya ya atas infonya…
June 10, 2009 at 4:25 pm
dateng aja ke pasar pramuka, tengok kanan tengok kiri… banyak pilihan !
aku sih belinya di lantai dasar.
nama toko?
wadoh! lupa!