Hidup ini untuk disyukuri…

Ikhsan

Satu alasan penting kenapa aku dulu memutuskan untuk menikah adalah karena aku ingin sekali punya anak sendiri. Aku sangat senang anak. Anak seperti apapun, anak siapapun, kapanpun, dimanapun, pasti dengan mudah mencuri hatiku.
Itu sebabnya ketika pada usianya yang menjelang 2 tahun Ikhsan-ku menunjukkan ketidak-wajaran dalam perkembangan, aku tidak bergerak sedikitpun dari keinginanku untuk memberikan kehidupan yang terbaik untuknya.

pertama bertatapan

Kini Ikhsan sudah berusia 17 tahun 4 bulan.
Sudah dewasa.
Sudah saatnya punya KTP sendiri…

Ya, ia tetap autistik.
Itu tidak akan berubah rasanya.
Makin hari makin tampak berbeda dari remaja lain seusianya, tapi bagiku, ia tetap buah hatiku.
Belahan jiwaku, harapanku, inspirasiku, motivasiku, penyemangatku.

Insya Allah ia berkembang menjadi pribadi yang baik, seperti namanya, Ikhsan.
Insya Allah ia dapat menjadi pria yang utama, seperti namanya, Priatama.

Terima kasih Tuhan karena memberi aku kesempatan mengarungi kehidupan bersama anakku semata wayang.

Senyum mu, nak… adalah tujuan hidupku.
senyum mu, harapan ku

10 Responses to "Ikhsan"

Bu Ita bisa datang ya nanti ke bontang, kita sama2 bu diberi tugas untuk mendampingi anak “autistik”,hanya anak saya umur hampir 13 th.Di bontang insya Allah kami akan menyambut ibu dan rombongan dg baik, kalau bisa Ikhsan diajak serta biar tahu suasana kalimantan.

Salam,
Ibu Ismiati

Bu,
Datang tidaknya aku ke Bontang, tergantung pihak pengundang dan penyelenggara. Insya Allah tidak ada halangan.
tapi saya pasti tidak ajak Ikhsan, karena dia tidak akan nyaman…padahal buat saya, kenyamanan dia adalah segala-galanya.

salam…dp

bu ita pengen dech tau kegiatan ikhsan sehari-harinya…bikin cerita dong bu.. biar saya tau banyak lagi mengenai autis.. saya sudah membaca buku ibu..ditunggu terus nih bu kelanjutannya. trimsss.

sudah baca buku pertama dan kedua?
nah.
itu ‘kan perwakilan kegiatan ikhsan sehari-hari…

nanti deh, dibikinin cerita tentang kegiatan dia …

I loved the post. I think your thinking is nearly matching the great sukrat’s cocept.

Sebelumnya saya mau munta maaf.., jika boleh bu… saya bicara.., (maaf, maaf) Anak adalah amanah dariNYA yang tak terkira, tanggungjawab ada dipundak ini untuk mendidiknya agar dapat menjadi bagian dari perjuangan umat manusia menjadi insan mulia. Senyuman anak-anak ini adalah bukti bahwa kita tak pernah henti mencoba menjaga amanah itu, Hanya bukti bukan tujuan.. (maaf) karena jika ini adalah tujuan, ketika senyum tak ada lagi.. rasa hampa akan mengungkung orang tua pada keputus asaan.

(Curhat ya buuu) Untuk saya, sosok ibu Ita, adalah inspirasiku dalam mendidik Aini. Sungguh Adil dan Maha Tahu, Allah, yang telah menjadikan Ikhsan sebagai insan mulia, penyemangat ibu Ita, inspirasi perjuangan tanpa henti bagi kami, orang tua anak penyadang autis. Semoga ini yang akan menjadikan derajat ananda ikhsan sangat mulia dimataNYA. Artinya ibu Ita, sungguh telah berhasil memegang amanah ini dengan sungguh-sungguh (insya Allah)

Ibu Ita, this is the first time I ever find you in twitter. I am mother of 11 years old Autistic son, named Ichsan Alkindi (my son has almost the same name like yours bu). He is so handsome (to me) but still doing flapping some times. He is in the 4th grade at school, I lovehim so very much.

Ibu Ita, up to now I most of the time still do not know what I really should do with my own autistic son, considering how to “make” him act normal. Yes, I sent him to clinic in order to attend many therapies since he was 2,5 years old. At present I sent him to join Sensory Integration Therapies and Remedial Academic therapy, do you think that would be enough for him? What else do you might think I should do?

I really look forward to receive your reply, and thank you for your very kind attention,

Get in touch with me through my email address ya…biar gampang and personal.
dyahpspt@dnet.net.id
:) http://dyahpuspita.wordpress.com/wp-admin/edit-comments.php#comments-form

hello my best teacher in LB LIA Pramuka . . . :D
you’re the best . .^_^

kita gak reunian nih miss ? kangenn . . :)
~btw masi inget saya kan?

ya inget lah yawwwwww…. :)
reuni? ha! good idea!

Leave a Reply