Si Ikhsan, anakku, ternyata senang menggambar dan melukis.
Karena itu lah maka dunia kami jadi erat dengan dunia lukisan sejak beberapa tahun terakhir.. Disini akan di-update selalu lukisan-lukisan Ikhsan yang baru-baru…
bisa juga dilihat di link ini ya…
Disitu nanti akan aku masukkan juga lukisan-lukisan bersejarah bagi kami: lukisan yang pertama kali jadi juara, dan lukisan-lukisan yang berhasil dilelang…
Doakan agar ini menjadi awal karir Ikhsan …
Insya Allah makin baik
12 Comments
Comments RSS TrackBack Identifier URI




Mana nih… mana nihhh koq gak ada yg dipamerin ???
lom sempet euy.
tangan cuma dua, otak satu, bolong2 pulak… ;p
blom ada juga ??? pleaseee deh….. banyak tugas kuliahan yah ?? hihihi dasar hyperaktif!
boleh tuh lukisannya…. bisa dibeli tidak, ato diminta saja ya… buat kenangan si anak istimewa, ikhsan…ikhsan…
pntesan aja bu,kmren smpet mnang lomba n smpet laku…emang ber-arti bgt…bravo bt ikhsan…
Pemilihan warnanya bagus-bagus, kalau diasah terus mudah2an kelak jadi pelukis ternama.
ibu Dyah, sy memiliki anak pertama yang saat ini kt dokter termasuk ADD… sy bingung menanganinya…usianya saat ini sdh 7 th,namun masih sering tantrum… shg guru privat calistung nya pun,tidak sanggup menanganinya krn tantrumnya tsb, selain menyakiti dirinya sendiri,juga seringkali menyakiti org lain… sulit sekali anak sy berkonsentrasi, apakah ibu punya pengalaman dlm menangani ABK spt anak saya?
ya.
kontak ke dyahpspt@yahoo.com untuk pembahasan selanjutnya ya.
haloo, ibu dyah. salam kenal,, adik saya juga autis namanya opik tapi kelas berat yang disebut degradasi mental, samapai sekarang masih terapi perilaku,, mau tanya kalo iksan sekolah dimana yah? SLB apa sekolah umum? kami sekeluarga concern sekali dengan anak autis, dan puji syukurnya sampai adik bungsu yang paling kecil juga saya sekali dengan kakanya yang autis.. ibu saya juga kebetulan single parent, ditinggal meninggal oleh ayah semenjak opik masih 4 tahun dan ibu masih sedang ngandung adik saya yang bungsu, jadi cerita ibu sedikit mirip dengan kisah keluarga kami,
sekarang opik sudah 19 tahun, saya kagum dengan ikhsan yang bisa berkarya (melukis) saya pengen opik juga begitu,, gimana yah bu ada saran cara mendidik dan mengarahkan ke minat anak autis?? karena opik memang di vonis kasus berat yang masih harus terapi perilaku. tapi kami sekeluarga ingin opik juga punya karya seperti ikhsan.
terima kasih bu.
Ikhsan tidak bisa bersekolah di sekolah umum, maka saya buatkan ia SLB khusus autism.
Kalau mengenai lukis, sepertinya itu sebuah bonus bagi kami berdua. saya tidak perlu harus terus menerus berjuang untuk yang satu itu, karena sejak Ikhsan berusia 3 tahun ia sudah sangat suka dengan berbagai media dan warna. Maka ketika dicarikan guru dan dapat guru yang tepat, ya jadilah ia melukis.
Kalau menurut saya, penanganan terhadap Opik hendaknya difokuskan pada bagaimana ia dapat mengurus dirinya sendiri dengan pengawasan minimal. Tidak perlu terpaku pada ‘karya’ tetapi setidkanya dapat diupayakan agar ia tidak menjadi parasit yang memerlukan pengawasan dan pendampingan penuh.
Semoga berkenan.
salam, dp
hallo bu diah,saya juga mempunyai anak autisme sekarang umurnya udh 10 tahun.saya heran sampai sekarang dia belum lancar dalam komunikasi.tetapi saya bersyukur dia udah mau mengikuti pelajaran seperti anak lainnya namun terkadang dia masih juga tdk bisa diam di kelas,saya bingung gimana caranya biar dia bisa betah di dalam kelas tanpa dia berlari ke sana ke mari,berbagai cara sudah saya coba termasuk membawakannya keperluan dia untuk mewarnai tp itu udah tidak berhasil lama.
keren dan artistik sekali lukisannya ….. ditunggu updatenya ya,
regards
http://kliknklik.com