Ikhsan dan melukis

Akhir-akhir ini, aku perhatikan hasil lukisan Ikhsan sepertinya “setengah-setengah”…gak se-prima biasanya. Rasanya lho, soalnya ‘kan aku bukan pakar bidang itu..

Karena aku kenal anakku, aku curiga bahwa dia gak bener2 ‘tune-in’ dan ada sesuatu di benaknya. Jadi aku minta bu Ida (gurunya) untuk tanya ke dia, the why and because…sekalian kepingin tahu, apa sih yang dia rasakan?

Ternyata oh ternyata…dia senang kegiatan les melukis. Dia senang dengan guru yang laki (Mas Rimbi) karena jago sketsa, diam saja tidak menyuruh-nyuruh. Sementara dia juga senang dengan guru yang perempuan (bu Santi) karena pintar membimbing mewarnai, dan suka suruh-suruh.

Tapi, ternyata dia akhir2 ini bosan juga. Karena…caranya begitu-begitu saja. Tidak ada sesuatu yang baru. Caranya sama, yang dilukis juga sama. Hehehe..

Jadi bener juga dugaan aku bahwa dia mulai ‘bosan’ sehingga hasil akhirnya ya terkesan begitu-begitu saja. Maka jadi lah aku menjalankan rencanaku sama mas Rimbi…mengajari dengan media baru. Moga-moga aja dengan begitu terjadi sesuatu perubahan yang berarti. Semoga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s