Rombongan Mandiga

Mandiga, adalah sebuah sekolah khusus anak autistik.

Tempat aku berkarya sejak tahun 2000 ini, dulunya berlokasi di jln Erlangga II, di Kebayoran Baru. Sesudah sekitar 3 tahun beroperasi di tempat itu….makin lama dirasakan ruang gerak kita semua makin terbatas. Jadilah pada Juli 2003 kami hijrah ke Mulawarman, dan bertahan hingga sekarang.

Mandiga yang merupakan akronim dari “mandiri dan bahagia”, memiliki ‘idealisme’ untuk membantu anak-anak yang tidak bisa menempuh pendidikan di jalur reguler. Artinya, mereka yang bisa masuk ke Mandiga adalah anak-anak autistik yang ‘lumayan menantang’ dalam arti, memiliki banyak hambatan.

Itu sebabnya kami setiap hari rasanya harus membawa porsi ‘serba lebih’ untuk bisa bertahan. Lebih sabar, lebih kreatif, lebih tahan banting, lebih cerdas, lebih santun, lebih…lebih….lebih…. Terutama juga, lebih mampu melihat segala sesuatunya dari sudut positif.

Staf di Mandiga sudah cukup banyak berganti.
Diawali dengan kelompok pertama, yaitu Ida-Santi-Wiwit…, kelompok ini membengkak dengan bergabungnya Astri, Erni, Dilla, Yuli, Dora, Eva, Iin, Julita, Ari, Imah, Aida, Wanti… Sempat juga ada beberapa ‘asisten’ yang bergabung, antara lain Tyas, Puteri.

Sekarang ini (November 2007) staf yang masih bertahan adalah Santi, Dilla, Yuli, Imah, Julita, Ari, Aida, Wanti.

Aku bangga bekerja sama dengan semua guru dan asisten yang pernah dan masih bergabung di bawah bendera lembaga Mandiga.
Kenapa bangga?
Tentu karena mereka mau bekerja keras, mau selalu belajar, mau bersikap jujur, mau terbuka, mau melihat anak-anak apa adanya, mau berusaha agar anak-anak memperoleh kualitas hidup yang lebih baik….dan ini semua bukan hal yang mudah.
dscn9257.jpg

8 thoughts on “Rombongan Mandiga

  1. Tisa Tiwi Saptarini S.Psi says:

    Salam Kenal,
    Mba Ita yang baik dan energik,he2… Saya Tisa, kemarin tanggal 26-27 April saya baru ikutan Autis Expo, n sempat juga ikutan seminarnya,(baguzzz bgt dech!!!) Mba pengen dech kenalan lebih lanjut sama Mba Ita, share tentang pegalamannya menangani anak2 autis, coz rasanya ngga cukup dapat info ttg autis kemarin. boleh ngga Mba main ke Mandiga, yah klo Mba Ita nda sibuk loch.saya tunggu kabarnya yach.makasih….

  2. Haryanti says:

    Mba, rasanya butuh keberanian tuk cerita, ttg anak sy yg ke-3. Dari kecil sy melihat ada yang berbeda pada perkembangannya, mulai dr kemampuan bicara( tepatnya bersuara) baru di usia 3 thn dan tdk pernah senyum. Tp ia jg teramat manis, nurut dan hidup amat teratur. Skrg ia sdh kelas 3 sd, sy dengar dari ceritanya teman2 suka iseng ngumpetin tempat pinsil, buku sampai sepatunya. itu semua dceritakan tanpa rasa marah atau kesal dan tata bhs yang agak kacau pd sy. Adakah saran Mba Ita utk kami…atau kami perlu berkonsultasi dengan lembaga ttt. trims.

  3. siti rogayah says:

    Ass wr wb…

    Salam kenal yah bu ita, saya sudah membaca buku ibu terbitan I (itu juga dipinjamin oleh teman) krn saya mendapat informasinya sudah terlambat skali.
    Walaupun saya baru membaca yg pertama saya langsung jatuh cinta kepada ibu Ita dan bu Ita adalah inspirasi untuk kita semua orang tua yg tlah dikaruniai dan dipercaya oleh Allah SWT untuk mempunyai anak SN.

    Sukses ya ibu Ita …..

    Terima kasih.

  4. Fery Irawan says:

    Dear Bu Dyah,
    Sy punya anak yg didiagnosa autis ringan. Dan ingin sekali rasanya dapat treatment terbaik utk perkembangannya.
    Saya ada di medan dengan tempat kerja setiap 2-3 tahun berpindah tempat
    Ada rencana anak dan istri sy biar tinggal di jakarta utk ikut terapi di mandiga.
    Mohon informasi teknis utk kami dalam pendaftarannta

    • silakan imel ke mandiga@centrin.net.id
      atau sms ke bu Unie di 0818 100 549 ….
      atau telpon ke 021 722 01 53

      tapi, barangkali sementara ini bapak bisa ke I-Homeschooling di Abdul Lubis (kalau tidak salah) karena tempat itu juga menangani anak autis…meski dicampur dengan anak-anak lain.
      Coba hubungi ibu Lily di no.0813 977 66598

      semoga bermanfaat

  5. Yulianto says:

    Hi Bu Ita.
    apa kabar?. saya orang tua dari Yohanes (Han2). dia pernah terapi ditempat Ibu (pembimbingnya Ibu Yuli).
    sudah 2 tahun sejak dia tidak terapi lagi. namun perkembangannya saat ini, sudah sangat maju (bahkan sdh sperti anak normal lainnya)🙂
    terima kasih atas bantuan pengajarannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s