Kepribadian.

Allah itu memang serba Maha.
Aku hanya bisa geleng2 kalo masih ada juga orang yang tidak percaya fakta itu.

Nah… ke-Maha-an ini, terbukti lagi.
Dua bayi di keluarga rumahcipinang, udah dari kecil berbeda kepribadiannya. Kelihatan banget… dari keciiiillll banget.
Contohnya, menghadapi Ikhsan, si Oom yang tinggi besar dan bersuara ajaib ini.

Kalau Senja, yang memang pribadinya “hati-hati, berperasaan halus, perlu waktu mengenali orang”; reaksinya begini kalau ketemu Ikhsan.

Tetapi kalau Pelangi, yang pribadinya “ingin tahu, ingin tahu, ingin tahu….resiko belakangan”, reaksinya begini ketika ketemu Ikhsan.

Duh, lucunya.

Nah, kalau Ikhsan sendiri?
Hohohoho…. jahil dong…. (gak tahu nurun sapa). Jadi, kalau ketemu Senja, dia makin datengin Senja supaya Senja makin mendelep meluk ibunya. Ikhsan makin tertawa bahagia kalau Senja sampai merengek dan menangis. Tapi kalau ketemu Pelangi, Ikhsan yaaaa agak-agak acuh dan senyum-senyum aja. Soalnya Pelangi gak nangis sih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s