speechless.

“Ibu Ida marah”
ddduuuhh, apalagi nih. Seperti biasa, sms anakku ini, bikin aku tersenyum.
Senyum itu dalam sekejap berubah menjadi amarah, ketika sesudah aku tanya, “ada apa” anakku menjawab “Ikhsan pegang dada”.

OMG!

Tenang, tenang…. tanya lagi baik-baik… “Ikhsan sengaja?”
Jawab dia, “ya”.

Gubrak!
Huhuhuhuhu… Pusing, pusing, pusing… Huhuhuhuu…..

“IKHSAN SUDAH TAHU KALAU TIDAK BOLEH! IBU MARAH!”

“ikhsan senang”
Lho? “senang apa”
“pennngggang”
Ha? “ibu tidak mengerti”
“ikhsan senang pegang dada”.
Astaghfirullahhhhhh…. HUhuhuhuuhuhu…

Pencet terus deh ini jempol kirim sms huruf besar semua yang isinya ngomel panjang pendek.
Jawab dia apa coba?
Pendek.
“maaf”

Hiiiihhhhhhhh…. kalau deket (dan boleh) rasanya pingin aku pentung aja ini anak yang tingginya 1.90m.

Hayo.
Kalau dirimyu menjadi dirikyu, apa yang akan dirimyu lakukan?? (Dilarang cuma senyum dan mengangguk-angguk!!! BeTE NEEEHHH).

*ternyata anak laki remaja sama membingungkannya dengan anak perempuan remaja*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s