Ikhsan 18 tahun (4)

Di Mandiga, Ikhsan ditungguin Ibu Ida.
Rencana semula: jalan-jalan naik busway. Tapi kebetulan hujan.
Eh, lho, kok, Ikhsan seperti gelisah? Kok jilat-jilat tangan, membersihkan tangan terus menerus pakai tisu basah? Ada apa nih? (Ikhsan punya ciri: kalau cemas, tangannya gataaaallll banget sehingga dia jilat terus menerus).
Hm. Jangan2 dia gak betah belajar sendirian.
Tuh, bener kan, dia sms, “tidak busway”… Lalu ditanya oleh gurunya, “Mau belajar sama teman2?”… ‘iya’, begitu jawabnya. Ya sudah, Ikhsan belajar bersama Alit, Pascal dan Furqon.

Jam 11, bersiaplah rombongan ini.
Ikhsan Alit Pascal Furqon Faishal….ibu Ida, ibu Unie, dan ibu Ita …. ke KFC Monginsidi. Ikhsan memang mengundang sedikit saja temannya. Kenapa teman yang itu? Hm…ada alasannya (nanti kapan2 dibahas). Tapi kenapa guru tidak ada yang diundang? (ha! ada alasannya juga!).

Pulang dari KFC, segera kembali ke Mandiga, mau tiup lilin dan buka kado.

sdc13172

Assiiikkkkkk…. Ikhsan senang sekali!

Selesai acara itu, pulanglah ikhsan naik taxi.
Kado jangan lupa bawa dong!
sdc13198

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s