Hikmah dari ‘makanyaaaaa…. ‘ :)

Sesudah kejadian yang aku bertengkar abis2an sama remajaku di tengah malam dan berakhir dengan cara yang sangat sensasional *rahasia*, aku beberapa kali ngurut dada aja ngadepin dia.
Sudut pandang rada berubah.
Yang tadinya “he is a fine young man” menjadi “alamaaaakkkk… he is still a handful”

Sudah selesai?

Pret.

Hari ini, kejadian lagi, membuat sudut pandang aku berbalik lagi.

1) ada temen belajar juga kan. Perempuan, 27 tahun, bicara, autistik. Sukses?
Ya enggak lah.
Lha secara dia ini senang dapat perhatian, jadi maunya ganggu ikhsan dengan cara-cara yang brutal = pukul, sobek soal (dan Ikhsan sangat sedih melihat soal nya disobek-sobek), coret kerjaan Ikhsan, hapus kerjaan Ikhsan, kasih tipp ex di lengan Ikhsan… dan yang paling “gubrak” : nyerang gurunya Ikhsan, tarik jilbab, cubit, dan lalu, pukul kepala Ikhsan.

Laporan guru itu tentu aku catat dong.
Alhamdulillah aku lagi di rumah. Bingung lihat ada sesosok ‘Monas’ di pintu kamar padahal he is supposed to study di depan. Aku ke depan. Ada gurunya, ada temannya, tapi Ikhsan mondar-mandir. Maka, melaporlah sang guru.
Lalu, aku tanya ke temannya, apa yang dia mau? Ini kehadiran ke dua. Masih ‘trial’ session.
Eeehhh…ini anak gak bisa dibilangin, sampe dorong2an karena gak mau duduk dan maunya ngedatengin ikhsan (God knows what for). Saking hebohnya dorong2an, tau2 bunyi PRAANNNGGGG (kaca jendela gw pecah kena kursi dia).

Ikhsan mukanya bingung. Senyum. Tapi bingung. Ya iya lah. Dia kan hatinya lembut (seperti ibunya… hey, kalo situ gak setuju, diem aja ngapah), jadi tidak suka kekerasan (nah, ini bener, persis seperti ibunya). Maka Ikhsan senang sekali ketika dengar penjelasan ibunya bahwa anak ini ditelponkan taxi, lalu tidak boleh lagi belajar sama ikhsan karena kerjanya menyakiti orang lain. Ibunya juga ngomong ke pengasuh anak ini di depan Ikhsan. jadi Ikhsan tahu, bahwa ibu sungguh-sungguh.

Duh.
Sudah?
Pret!

2) Masalah hape.
Malem2 sms-an sama gurunya, bisa gak ya, si Ikhsan diajarin pake hp biasa. Kalo dia mau dan bisa, mau dibeliin aja hp esia lah, atau apa lah… jadi gak tergantung yang QWERTY gitu (Dit, elo lihat deh keyboard laptop atawa komputer eloh…deretan paling atas, kan QWERTY susunannya? payah dah, preman serpong).

Ehhh…tau2, tadi, ada sms masuk ke hp aku dari hp gurunya (hp dia kan masih rusak).
“ikhsan mau hp esia”
Yiiiipppeeee….. rupanya dia merasa sudah paham meski masih diingatkan. Dan dia bilang “susah, tapi mau belajar”.

Sudut pandang berubah lagi.
He is not that handful.
He is full of promises.
And…. he is a very kind young man.
Bahkan ketika diserang oleh teman itu, dia hanya mengeluh sakit dan menghindar tetapi tidak memukul kembali. Bahkan ketika ia sedang sangat marah kepada aku, dia tidak memukul sama sekali.

Love you. Muah, muah, muah…

One thought on “Hikmah dari ‘makanyaaaaa…. ‘ :)

  1. Hanya Allah yang tahu, betapa sering saya berusaha menepis bayangan jodoh anak-anakku (aduuh keterlaluan kali ya bu.., anak-anakku masih kecil-kecil, laa mak-nya udah bayangin perjodohan). Saya tak ingin “impianku” tentang menantu, akan membuat saya bersikap tak baik pada mereka, jika ternyata tak sesuai dengan impianku (he he.. emangnya yang mau kawin siapa ya bu? mak-nya atau anak-nya?) Jadi.. akhirnya saya sering bicara pada anakku (yang sulung) Nak, ibu doakan jika suatu saat engkau jatuh cinta pada seseorang, orang tersebut juga mencintaimu dengan sepenuh hati. Dan cinta kalian akan berkelanjutan hingga jenjang pernikahan dan alam akhirat. Membawa kebahagiaan dunia dan akhirat. (biasanya kalau sudah begini, putri sulungku akan tersipu malu.. ha ha ha.. emang dasar mak-nya yang sok usill) Semoga demikian juga dengan Ikhsan, akan didapatkannya princess yang ia dambakan. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s