Maafkan ibumu, nak.

Aku roadshow lagi. Itu istilah ku di komunitas kami para orangtua anak autis, setiapkali aku harus bepergian keluar kota untuk berbagi pengalaman mengajarkan berbagai hal kepada keluarga dengan anak autis.
Sesudah 4 hari di Makassar, aku pulang dalam keadaan sakit batuk parah (dan demam), beristirahat pun tidak, dua hari di Jakarta, dan berangkat lagi ke Medan. Sampai detik ini, aku masih di Medan. Agak lama sudah, berangkat Sabtu siang (pulang kuliah) dan Kamis pagi baru mau pulang.

Sedari Senin aku berusaha sms anakku, tetapi tidak berhasil. Aku pikir, karena dia tidak buka hape. Biasanya dia buka hape kalau ada gurunya.
Selasa, tetap tidak ada sms dari dia.
Aku sudah berusaha sms beberapa kali, tidak juga dapat balasan. Aku juga sms ke gurunya, tapi (heran juga) tidak dapat balasan. Tapi karena sibuk, aku segera lupa pada hal ini…

Baru pada hari Rabu pagi, terjawab lah teka-teki ini.
Ternyata, karena aku pindahkan kartu sim card halo (yang biasa aku pakai) ke handset zte, maka aku tidak terima sms apapun dari siapapun. Termasuk dari anakku. Begonya, aku kok gak bingung. Padahal, nomer celeb (ehm) seperti nomer ku, biasanya ramai hiruk pikuk dengan sms dari semua orang…..

Tadi pagi, masuk lah sms karena sim card halo aku pindah kembali ke handset Nokia.
“Ikhsan marah”
mati aku… ‘sama siapa?’
“Ibu Ita”
huhuhuuhhuuu…. ‘ada apa?’
“Ibu tidak sms kabar”

Gubrak.
Mampuz.
Duh.
Aku sibuk urus anak orang, anakku tidak aku upayakan dapat kabar dari aku. Huhuhuhu… aku menyesal tidak habis-habisnya….
Cepat-cepat aku sms saja ‘maaf’.

Dia diam.
Adduuhhh…..kepingin terbang deh, pulang. Peluk dia. Minta maaf. Huhuhuhu….. udah gak konsen.

Masuk lagi sms dari dia, “ibu kapan cipinang kebembem”
Oh, dia mau tanya, ibunya kapan ada di rumah.
“Besok jam 1 ibu pulang”.
Dia diam lagi.
Aku tanya, “mau oleh-oleh?” (hihihi…ngajak baikan).
Dia jawab “kue enak kacang enak baju”
Aku tanya, “baju warna apa?”
“ya baju merah bagus”
Hihihii…dia suka warna MERAH !!! Sounds so familiar, yaaakkkk….
Iseng, aku tanya, “kalau tidak merah?”
dia jawab ‘kuning’
Hohohoho…..

Siang, jam 11, aku tanya, “Ikhsan masih marah?”
Dia jawab, “tidak”. Alhamdulillah, anakku tidak pendendam.
Aku langsung sms “ikhsan baik”
Dia jawab, “ya pintar baik”

Damai di bumi.

Anakku sayang, terima kasih sudah memaafkan ibumu yang (kadang) gila kerja ini.

I love you with all my heart….in whatever condition….. just the way you are.

*lagi kangen, jadi sambil mewek*
(handset dua biji bakalan aku lego! Huh. Dendam)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s