Latar belakang ‘the big day’

Mau cerita sedikit nih….
Kan emang dari tahun 2007 sok tahu sekolah lagi. Duh, kayak kurang kerjaan aja, ya? Lha wong jumpalitan cari duit, ngurusin anak sendiri dan anak2 orang yang semua gak normal, dan sibuk wara-wiri kayak kitiran….eeehhhh kok ya sok tahu ambil S2. Hehehe…

Nah, dari Januari 2009, udah nyusun tugas akhir. Biasa lah, topik tentang komunitas autism, tapi kali ini, niatnya bikin penelitian sebagai landasan nyusun ‘buku panduan’ buat keluarga yang punya anak autis remaja.
Kalo pengalaman gw sih, keluarga yang anak autisnya udah remaja, stresnya berlipet-lipet tapi teteup survive karena punya teknik coping yang unik dan khas. Nah, gw (sekali lagi, sok tahu) mau ngebuktiin itu, dan sukur2 di kemudian hari, bikin buku (lagi) buat panduan orangtua yang belum sampai ke masa ini. Boleh dong, idealis…

Udah jadi nih, akhirnya itu tesis. Segepok lah…penuh perjuangan lah… Kalau diceritain, bisa2 kalian belekan bacanya.
Jumat kemarin (10 Juli) jadwal ujian sidangnya.

Norak deh. (Kalau kata temen SMA-ku = njelehi… itu bahasa India, ya. Hahaha).
Konyol banget.
Belajar tentang stres, baca tentang stres, nulis tentang stres dan coping, tapi giliran ngalamin stres…gw sendiri gak bisa coping, euy! Semua hal yang berkaitan dengan stres, terjadi: mens maju 10 hari, jerawatan dimana-mana, pening berhari-hari, maag kumat, dan paling pol = diare berat pagi2 menjelang sidang. Gak bisa berhenti, cin! Gw bengong aja kayak orang bego.
Goblog banget nih psikolog satu. Hahahaaa…

Anyway by the way busway….thanks to Ikhsan and his spirit…. gw bisa mempertahankan isi hati dan kepala gw di depan penguji (yang ternyata gak terlalu ada ‘feel’ tentang autism sehingga baru ngeh pas lihat film yang gw puter)… Beruntung gw, pembimbing gw punya fb dan cukup rajin baca notes gw tentang ikhsan, teman2nya, dan kehidupan gw bersama mereka (dari sms yang lucu2, bis mogok, sampai pemilu) sehingga bisa ikutan bantuin gw nerangin seperti apa ‘sintingnya’ keluarga yang punya anak autis dalam keluarga… Duh, i love my pembimbing, dah!

Masih ada perbaikan, tapi minimalis sifatnya…sepertinya within the next week sudah dibungkus… dijilid.. .disetor. ..dan Agustus akhir termasuk di antara yang wisuda … (eh, di balik toga, kan gak harus pakai kebaya toh?? pake tank-top berenda asalkan matching colors, mustinya boleh dong? emang ada yang tau??)
Berhubung gw berrambut putih dan tidak berniat mewarnai, alhmadulillah aja ntar kalau gw dianggap terlalu tua berada di sekitar lulusan S2 dan dipindahkan ke gerombolan S3. Hohohoh.o.. Gw berarti, untung dong… sekian puluh juta, plus sekian tahun bimbingan dan penelitian. Ih, gw pinter. Gak ngira deh, gw pinter! (hihihi…maap ya, temen2 3B1, gw sih, nyasar masuk situh!).

Am so happy.
Not just because I’ve finished my studies (shingga gak perlu nyumbang lagi buat UI), but mostly, because I’ve so many good friends…. Makasi, ya, semuanya….

Berhubung memang niat sekolah adalah untuk menimba ilmu karena ingin dibagikan lagi… Insya Allah doa kalian semua bisa terealisasi. .. yaitu… makin mengamalkan ilmu untuk bisa membantu orang yang membutuhkan.

Wish me luck, everybody!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s