Menyongsong kedewasaan.

Ikhsan-ku, sudah 19 tahun 6 bulan usianya. Sudah dewasa.
Anak lain seusianya, pasti sedang berjibaku di bangku kuliah, mencoba meraih masa depan. Dia, tidak. Meski kadang ada kegalauan membayangkan masa depannya, hati lega dan bahagia melihat perkembangannya. Allah itu, memang Maha Baik. Dalam keterbatasannya, Ikhsan tumbuh dewasa secara menyenangkan…

“sahabat itu teman tapi teman tidak harus sabahat. alit sahabat baik”

Tiba-tiba Ikhsan sms ini. Lho?
Tidak perlu banyak analisa, langsung saja jawab dengan pertanyaan yang menyambut baik pernyataan dari nya (pelajaran penting untuk sesama orangtua anak autistik: SELALU berusaha melanjutkan komunikasi yang sudah dimulai oleh anak kita… ).

DP: Ikhsan pintar sekali. Ikhsan sahabat baik juga?
IP: ya.
Ibu Ida ajak obrol arti sahabat
DP: ibu ida baik.

Ibu Ida sahabat?
Kristov sahabat?
Pascal sahabat?

IP: ibu ida guru sahabat teman obrol. pascal kiritop teman (AH, belagu! Mentang2 Kristov dan Pascal bedanya banyak sama Ikhsan… sok tahu ah! hihihihi)

DP: *sambil senyum — ikhsan harus baik ke ibu ida.
ibu ita teman?
atau sahabat?
Ibu ita teman obrol ?

IP: ibu ita ibu ikhsan baik pintar sayang love
DP: *lompat-lompat gembira jingkrak-jingkrak serasa dapat 10% uangnya Gayus —tapi teteup harus jawab sms dong: ibu Ita sayang love Ikhsan

IP: boleh sms ibu ida?

DP: boleh
Ikhsan mau bilang apa?

IP: rahasia

DP: *terguling-guling ketawa ngakak …. tapi teteup harus jawab sms: ada apa ibu ita tidak boleh tahu?

IP: ibu ida teman obrol.
DP: ibu tidak boleh tahu?
IP: tidak
DP: ya sudah lah kalau begitu

Apakah ibu ita diam saja?
TENTU TIDDAAAAKKKKK…jempol menari dan sms ibu Ida dong: WOY, anak gw tuuhhh, masa sms bilang mau sms rahasia? Dan ibu Ida dengan kurang ajarnya: “ibu ita bukan teman obrol”… hahahaaaaa

Sesudah ibu Ida selesai mengajar dan Ikhsan selesai belajar, ibu Ida forward sms ‘rahasia’ dari IP:
“ikhsan alit boleh main rumah ibu ida lagi? main berdua laki dewasa tidak ibu antar”

HALAH! Gitu aja kok rahasia.
Ibu Ita juga kapok kok, san, antar… lha wong rumahnya ibu ida jaauuuhhhhh banget !! Besok-besok, ibu antar sampai depan MargoCity aja deh! Terus kamu naik taxi ya? Kan laki dewasa… *hahaha

Menjelang siang, ada lagi sms forward dari ibu Ida.
“ibu ida tahu arti cinta? kapan ikhsan boleh punya cinta?” (sms pertama)
“tidak bilang ibu” (sms ke dua).

Kata Ida: “dan lalu menunggu balasan sms dari ibu ida dengan sabar. Begitu dapat balasana, langsung senyum. Pppssttt, ini rahasia :)”

HUHUHUHUHUHU…. gw sebel !

*sori yeeee, si ibu ita udah lihat kok jawaban ibu Ida di hape Ikhsan.🙂

One thought on “Menyongsong kedewasaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s