Kilas balik: the biggest event in 2012 (3)

Sesudah berani memutuskan hubungan kerja dengan pimpinan lembaga tersebut secara sepihak, aku fokus pada kegiatan berikutnya, membidani acara besar dan kolosal:
Walk for Autism dan Autism Expo 2012.

Kenapa aku sebut ‘acara besar dan kolosal’ ?

Bagaimana tidak?

Acara Walk for Autism, didahului dengan perayaan HUT ke 15 Yayasan Autisma Indonesia, pada Maret 2012, dimana aku sebagai pendiri dan pengurus YAI mau tidak mau ikut bersibuk diri dalam persiapan dan pelaksanaan …kemudian diikuti dengan persiapan Walk for Autism yang kali ini diadakan di Epicentrum Mall Kuningan.

Kok?

Itu lah.
Tahun ini, dengan ketua panitia Karna Panji Putera, YAI bekerja sama dengan SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) yang menghendaki acara jalan yang kami biasa adakan setiap tahun di Monas, kali ini diikuti dengan pertunjukan anak-anak autistik.
Sulit sekali menjalankan permintaan tersebut kalau bertahan di Monas, bukan? Di Monas tidak ada panggung besar, tidak ada tenda, tidak ada pendingin, sehingga semua itu harus diadakan dan pastinya memakan biaya besar…. Maka KP selaku ketua panitia berusaha keras mencari tempat, dan pada akhirnya dengan cuma-cuma berhasil mendapat kesempatan menggunakan Epiwalk Mall tersebut.

Persiapan Walk for Autism yang diikuti dengan kegiatan Handprinting sebagai wujud “Hands Supporting Autism” dimana ribuan orang mencap tangannya di atas kanvas sepanjang 27m, dan pertunjukan puluhan artis autistik, bukan hal yang mudah. Aku kordinasi 400 relawan untuk membantu kami mengatur 4000 orang peserta.

Berhasilkah kami?

Wallahu alam. Yang penting, mayoritas orang senang, tidak ada kecelakaan, dan acara berlangsung sesuai rencana.

Allah Maha Baik.

Dan tim kami dipersatukan oleh kalimat ini: “This too will pass” –manakala ada masalah berat yang harus kami hadapi (nyaris tidak ada biaya untuk 4000 kaos yang sudah dipesan, luar biasa sulit mendapatkan  sponsor, kesulitan mendapatkan izin untuk jalan ….dan banyak lagi masalah lainnya).

Insya Allah untuk tujuan baik, Allah menyaksikan dan membantu siapapun yang berusaha.

Itu harus kita yakini, rasanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s