penemuan menarik.

Hari Minggu..

Biasanya kami bertiga menghabiskan waktu melakukan banyak hal di hari langka ini.. Langka dan sulit mengumpulkan tiga orang dewasa unik dengan kesibukan masing-masing.

Hari ini agak berbeda.
Sejak beberapa hari lalu, bapak sudah bilang, ada acara yang ingin ia hadiri. Pertemuan teman-teman lama. Pertemuannya sih palingan 1-2 jam. Tidak ada agenda khusus. Tapi tempatnya jauh! sangat jauh…
Aku teringat bahwa tempatnya itu, dekat dengan kediaman mertua ku. Duh, ditengok, lah, paakkk.. Sudah lama lho gak kesana… Maka, agenda langsung bertambah. Tengok ibu dulu pagi-pagi, lalu ke Tanah Rasak5 ketemu teman-teman Tingal..

Sip.
Ikhsan ikut? tanya bapak.
Enggak lah. Di Rasak dia bakalan unhappy. Tempatnya terbuka dengan sedikit permainan, ke sana jauh banget. begitu jawabku.
Deal.

Eh, H-1, ada teman ulang tahun. Teman si Bapak di FTUI dan Yayasan Mata Air Biru, tapi, ndelalah, temen piano ku dari jaman duluuuuu banget. eeehhh…diundang makan deh hari Minggu. Ha? Hari Minggu?? Astaganaga.
Jam berapa?
Sore jam 5 kata bapak. Citos.
Waduh, jadi nambah satu lagi? Gakpapa deh. Sekalian. Tapi bener berarti, ikhsan stays home.

Maka hari ini…kami start sepagi mungkin…sesudah meminta Ikhsan buru-buru mandi dan makan dan membuat PR dan memberikan buku untuk ia baca serta kerjakan. Ia tenang saat itu.

Bersibuklah kami.
Jam 19 aku tanya orang rumah, bagaimana keadaan Ikhsan.
Laporannya tidak mengherankan “tadi marah..sepertinya karena ibu bapak tidak pulang-pulang”.

Waduh.
Sesudah akhirnya kami tiba di rumah dan bongkar belanjaan… aku tanya dia.

“tadi merasa apa” —pilihannya banyak—- dia pilih “senang”
Oh??
“senang karena apa” …dan dari sekian banyak pilihan, dia memilih “karena rumah ramai”

oooohhhh… Ikhsan senang kalau rumah ramai! Dan tadi, dia marah karena kesepian…
Memang ketika kami tiba di rumah, aku langsung meminta maaf kepada dia “maaf ya, san.. ibu perginya lama! rumahnya jauuhhhh dan di jalan banjir… Disini hujan ya tadi??”…
Lalu aku sibuk dengan belanjaan, ajak ia mandi, mengingatkan besok pagi pakai baju batik…..dan seterusnya..

Ah.
Ia autistik.
Tapi…ia kesepian !

*what a nice findings… He loves to be with people!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s