Gaya mereka (1)

Kalau lagi bete, entah karena denger berita gak enak, atau karena dapet sms nyebelin, atau karena gak punya uang, atau karena gak sehat …aku selalu berusaha mengingat (kalau bisa malahan bertemu) anak-anak ku..

Mereka selalu memberikan inspirasi. Penyemangat hidup. Gaya mereka unik dan sangat bervariasi.

Misalnya, tadi…

Sesudah melambai dan senyum ke Ikhsan bersama teman-teman yang berangkat satu mobil ke Cibubur, aku bergegas ke kamar untuk periksa beberapa berkas. Eh, kok seperti harus tidur ya? Tiba-tiba saja… Maka aku turutkan saja. Aku tidur lagi.

Karena harus jemput Ikhsan, maka sekitar 2 jam kemudian aku paksakan diriku untuk ke RBT.
Disambut riuh rendah suara anak-anak makan…. Sebetulnya sih yang berisik adalah gurunya. Anaknya sih biasa-biasa saja..

Aku lalu bergabung dengan mereka yang sudah selesai.
Tiba-tiba satu anak, naik pangkuan ku lalu seperti yang mengeluhkan sesuatu …bersuara…dan…. menangis (!). Waduh, ada apa ini??

Lalu aku ingat, ibunya bbm pagi-pagi. Cerita tentang ‘tadi dimarahin papanya karena mengompol’, ‘tidak dibekali kentang lagi’…maka aku bicara kepada gadis-kecil-yang-melompat-naik -pangkuanku ini “tadi pagi dimarahin ya…makanya jangan mengompol dong… besok lebih baik ya… iya, iya, sedih kalau ingat… tapi kan besok bisa lebih baik” (dan seterusnya aku membujuk dia seolah memang itu yang dipermasalahkan..

Berhasil?
Ya iya laaahhhh…sesudah beberapa menit, maka senyumnya kembali merekah…

Oh, kids.. they are so beautiful.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s