Berani susah ..

Bertahun-tahun hidup hanya berdua dengan Ikhsan, tidak pernah ada pilihan lain bagiku selain memikirkan kesejahteraan baginya.
Sesulit apapun situasinya. Ganti pekerjaan. Ditinggal pengasuh yang sudah belasan tahun. Pindah tempat tinggal. Membuka sekolah. Cari guru. Melatih karyawan. Apapun, ujungnya adalah, demi Ikhsan.

Maka ketika berulangkali, beberapa semester berturut-turut, terjadi banyak hal yang bertentangan dengan prinsip kami sebagai keluarga …perlahan tapi pasti kami berdua mulai mempersiapkan diri. Mempersiapkan apa?
Mempersiapkan ‘kembalinya Ikhsan’ ke dalam pengelolaan keluarga sepenuhnya.

Gak papa.
Buktinya, sudah dua minggu berlalu sejak keputusan penting itu diambil.
Semua baik-baik saja, kan?

Intinya satu.
Harus berani untuk susah.

Because we love you, Ikhsan.
Dan kami menetapkan standard tinggi untuk kenyamanan mu, lahir batin.

Selamat datang ke kehidupan ‘bekerja’ ya, Nak. Ibu tahu kamu pasti bisa.
Terimakasih banyak bapak dan all RBT-Belle(s) untuk semua dukungannya. Allah yang balas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s