Buku ke satu

Buku yang pertama dicetak di tahun 2004 di bawah bendera Qanita-Mizan, dengan judul “Untaian Duka Taburan Mutiara” dicetak ulang di bawah bendera Yayasan Lentera Asa Peduli Autisme di tahun 2014, dengan judul “Anakku Autistik”.

Buku ini adalah catatan Ita atas perjuangan tak kenal lelah membesarkan putra autistiknya, Ikhsan Priatama. Tak disangka, di tengah badai duka yang harus dilewatinya, Ita justru berhasil menuai hikmah kehidupan yang sangat berharga. Hikmah itulah yang akhirnya membawanya menemukan potensi dirinya, untuk mengajar, memberi dan mengasihi sesama.

Tertarik membeli buku ini?
Caranya mudah saja:

1. Kirim: email ke  rumahbelajartata@gmail.com atau SMS ke 0817-886464. Tulis buku apa yang Anda ingin beli, berikut jumlahnya.

2. Tunggu: email/SMS konfirmasi dari saya, untuk segera masuk ke langkah ketiga.

3. Transfer harga buku sesuai sms yang Anda terima dari nomer tersebut, transfer ke rekening yang disebutkan, lalu ketikkan alamat lengkap Anda.

4. Konfirmasi pembayaran, yang segera diikuti dengan pengiriman buku dari pihak kami ke alamat Anda. Free of Charge.

“Kisah dalam buku ini patut dibaca dan dijadikan contoh serta panduan bagi para orangtua, terutama yang anaknya baru didiagnosis sebagai anak dengan gejala spektrum autisme.” – dr. Melly Budhiman, Sp.KJ, Ketua Yayasan Autisma Indonesia

“Di tengah perjuangan membesarkan putranya seorang diri, Ita selalu meluangkan waktu – secara personal dan tanpa pamrih – merespons satu per satu permasalahan orangtua anak autistik di seluruh penjuru tanah air. Keberaniannya untuk secara blak-blakan berbagi dengan masyarakat yang lebih luas melalui buku ini menunjukkan ketulusannya yang sungguh menyentuh.” – Lydia Salim, ibunda Ryan Nugraha

cover-anakku autistik a-001

Tertarik?
Pesen, deh.

10 thoughts on “Buku ke satu

  1. Wah, asik. Ntar gw link ke blog gue yak? Biar yang dateng ke sana bisa pada pesen juga. Persediaan dah mulai ada lage neeeh? Hihihiiii.. kan wkt itu sempet g ada d mana2.

  2. Ehm, kalo boleh usul, buku 1 dan 2 dipisahin dalam 2 entries yang berbeda. Knapa? Supaya sejak awal pengunjung blog elo langsung tau bahwa elo udah melahirkan dua buku.

  3. rubino sriadji says:

    Wuitz… menarik tuenan…boleh juga bukunya, bisa jadi buku panduan teman-teman pendidik, hebat uei…. bisa order neh…

  4. Gunarti says:

    Ass, halo ibu Ita apa kabar? sebenernya saya surprise sekali waktu baca di bab pertama bukunya bu Ita “Warna-warni Kehidupan” seperti nggak percaya kayaknya saya kenal orang2-nya, wah suprise banget, semua keluarga saya kasih tahu🙂 wah cerita kami ternyata dimasukkan ke buku-nya ibu Ita. Sejak ketemu ibu Ita dulu Alhamdulillah si buyung langsung terbebas dari pampers, sudah tidak pernah minta ngemut nasi lagi kalau marah dan perkembangannya semakin baik hingga sekarang, kecuali giginya yang sekarang mesti perawatan syaraf tiap minggunya di Kelapa Gading ;-(

  5. Setiap pertemuan dengan klien, dimanapun, kapanpun, seperti apapun, mengandung makna yang sangat ‘mendalam’ buat saya…termasuk dengan si Buyung…

    Alhamdulillah banyak perubahan. Amin. Insya Allah makin banyak lagi

    -dp-

  6. tyas says:

    saya uda baca tuntas..tas..tas..tas…pkoknya saya ga sabar bt nungguin buku slanjutnya bu…buruan bikin bukunya lg ya bu….hehehe,maksa…

  7. Yudhistira says:

    Bu Ita, bagaimana ya cara yang benar (tahapannya) untuk mengajarkan cara berkomunikasi melalui compic? cz kadang-kadang kita jadi bingung harus mulai dari mana dulu. Mohon bantuan & bimbingannya ya bu. Trims….

    Salam Kenal
    “Yudhistira”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s